Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PayTren Penipuan: Menghadapi Penipu Berkedok Mitra Baru


Modus penipuan kini mulai marak terjadi dan dilakukan beberapa orang dengan berbagai cara kejahatan yang dilakukan dengan menjaring korban menggunakan strategi tertentu untuk meraup hasil fantastis. 

Modus penipuan atau kejahatan tersebut kerap timbul dalam dunia maya melalui pesan singkat dan sosial media. 

Seiring berkembangkan teknologi komunikasi menggunakan sosial media ataupun pesan singkat dapat mempersulit pelaku yang menyebarkan modus tersebut untuk terlacak keberadaanya.

Para pelaku penipuan biasanya akan memanfaatkan waktu tertentu dan keadaan tertentu untuk mengelabui korbannya. 

Dengan alasan yang sangat meyakinkan pelaku dapat membuat korban terperangkap dan berhasil mentransfer atau mengeluarkan sejumlah uang dengan nominal yang cukup banyak ke pelaku. 

Setelah modus yang dijalani berhasil, para pelaku biasanya tidak memberikan jeda untuk korban melacak penipuan yang dilakukannya. 

Sehingga terkadang korban akan tersadar 

ketika pelaku sudah menghilang dan menghapus semua jejak penipuan yang dilakukannya. Korbannya pun beragam dari mulai orang awam hingga para pembisnis yang kerap bertransaksi dan berkomunikasi melalui jaringan internet. 

Oleh karena itu sebaiknya anda mulai lebih waspada dalam bertransaksi maupun berbisnis via internet.

Para pembisnis melalui internet kerap menjadi sasaran empuk penipuan dikarenakan masih sulitnya proses pelacakan pelaku kriminal. 

Selain itu modus penipuan ini juga termasuk mudah dan dapat terjadi dengan singkat, hingga dapat semakin menguntungkan bagi pelaku penipuan.  

Beberapa penipu kini mulai menjalankan modusnya dalam aktivitas bisnis yang sedang populer, salah satunya adalah PayTren.

Seiring terkenalnya PayTren dikalangan para pembisnis, belakangan ini muncul berbagai modus penipuan yang juga merugikan para mitra PayTren. 

Penipuan dalam aktifitas PayTren /Treni ini mulai merebak dengan dalih penipu menyebutkan bahwa mereka sebagai calon mitra yang sedang dalam keadaan terdesak dan memaksa Upline untuk memberikan transfer deposit dalam jumlah tertentu. 

Berikut merupakan beberapa tindak kejahatan penipuan yang kerap dilakukan penipu untuk mengelabui mitra PayTren.

Menghadapi Penipu Berkedok Mitra Baru


1. Penipu bertindak sebagai calon mitra yang tertarik untuk bergabung dan minta didaftarkan sebagai downline dalam bisnis Paytren anda, namun tanpa adanya jaminan atau pembayaran yang jelas dengan alasan tertentu.

2. Mitra baru yang belum anda kenal dengan baik berdalih sedang dalam keadaan mendesak dan membutuhkan transfer deposit secepatnya, namun tanpa jaminan atau pembayaran yang jelas (Modus ini biasanya digunakan untuk mengelabui korban pada malam hari atau jam-jam dimana sulit melakukan pelacakan melalui internet banking).

3. Penipu mengaku sebagai downline anda yang membutuhkan serial E Pin dan deposit, namun tanpa adanya jaminan atau pembayaran yang jelas dengan alasan tertentu.

4. Penipu yang bertindak sebagai mitra menggunakan bukti transfer palsu yang digunakan untuk mengelabui mitra Paytren dalam transaksi atau aktifitas bisnis Paytren.

Beberapa modus penipuan yang terjadi dalam aktifitas bisnis paytren ini sudah cukup menjerat banyak korban dan cukup meresahkan mita Paytren lainnya. 

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu anda ingat dan cermati untuk dapat menghindari diri dari tindak penipuan dalam aktifitas berbisnisn paytren. 

Cara terhindar dari penipuan, antara lain :


1.             Anda perlu mengenal dengan baik calon mitra yang akan bergabung sebagai downline anda, jika perlu anda dapat menanyakan alasan dan motivasi calon mitra ingin bergabung, serta dapat pula melacak atau mencari tahu silsilah keluarganya.

2.             Jangan cepat percaya dengan kiriman bukti transfer yang disertakan, anda perlu dengan hati-hati dan teliti untuk memastikan bukti transfer tersebut asli dan bukan editan.

3.             Anda perlu memastikan uang yang ditransfer benar-benar masuk ke rekening anda, gunakanlah m-banking ataupun e-banking guna mempercepat proses pengecekan. Namun apabila pengecekan online tidak dapat dilakukan karena offline, ada baiknya anda menahan proses transfer saldo dengan menunggu kepastian bahwa uang yang ditransfer sudah anda terima.

4.             Jika transfer yang diberikan ternyata tidak masuk ke rekening anda, ada kemungkinan anda sedang menjadi korban penipuan. Namun apabila transfer yang dilakukan anda terima ada baiknya anda segera memproses permintaan calon mitra atau mitra yang bertransaksi dengan anda. Jangan lupa untuk meminta maaf karena telah membuat calon mitra dan mitra anda menunggu.

Sebagai gambaran untuk para mitra PayTren sekalian, berikut merupakan contoh modus penipuan yang sudah terjadi dan perlu anda pelajari:

Satu kasus penipuan yang terjadi pada seorang mitra PayTren belum lama ini menggunakan modus sebagai calon mitra yang tertarik untuk bergabung dan mendaftar menjadi mitra PayTren, namun calon mitra ini berjanji untuk melakukan proses pembayaran dibelakang. 

Setelah pengajuan mitra baru disetujui oleh sponsor dan dilakukan proses aktivasi, penipu yang berkedok sebagai mitra baru lalu memohon kepada sponsor untuk meminjamkan deposit dengan alasan keperluan mendesak. 

Setelah proses aktivasi dan pengisian deposit selesai dilakukan, sponsor yang meminta semua pembayaran segera dilakukan oleh pelaku. 

Namun, pelaku yang berdalih telah melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan, ternyata memberikan bukti pembayaran palsu dan menghilang tanpa jejak.

Dengan kejadin tersebut ada baiknya para mita PayTren terus waspada dan dapat dengan baik membaca gerak-gerik pelaku kriminal yang dapat merugikan bisnis anda. 

Lakukan transaksi sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan dan tidak bertindak atau mengambil keputusan dengan tergesa-gesa agar anda tetap dapat menjalani aktifitas bisnis payTren dengan aman dan nyaman. 

Serta pastikan calon mitra yang ingin bergabing dalam aktivitas bisnis PayTren anda sudah anda kenal dengan baik, atau setidaknya memiliki latar belakang yang jelas, sehingga dapat memudahkan anda membedakan penipu dengan calon mitra yang benar-benar berkeinginan untuk bergabung di bisnis PayTren anda. 

Posting Komentar untuk "PayTren Penipuan: Menghadapi Penipu Berkedok Mitra Baru"